Analisa Laporan Neraca Satuan Kerja

Posted by Ben dahara Monday, 8 July 2013 3 comments
Sebelum menuangkan Laporan ke dalam CaLK, kita harus melakukan analisa laporan terlebih dahulu. Melakukan analisa atas laporan yang dihasilkan merupakan hal yang harus kita lakukan setelah selesai melakukan input data. Dengan adanya bantuan aplikasi yang membuat segala sesuatu serba otomatis seringkali membuat kita merasa bahwa hasilnya sudah pasti benar. Padahal tidaklah demikian adanya. Kalau data yang kita input ke dalam aplikasi salah, maka laporan yang dihasilkan akan salah juga (garbage in garbage out). Untuk itu kita perlu melakukan analisa atas laporan yang kita hasilkan.

Pada kesempatan ini Ben akan berbagi dengan rekan-rekan tentang cara analisa laporan neraca. Beberapa hal yang harus di analisa pada laporan neraca adalah sebagai berikut :
  • Kas di Bendahara Pengeluaran
  1. Periksa saldo kas di Bendahara Pengeluaran. Apabila saldo minus, kemungkinan ada SPM/SP2D UP/TUP yang belum direkam. Apabila saldo terlalu besar, kemungkinan ada SPM/SP2D GU Nihil yang belum direkam atau ada SSBP pengembalian sisa UP/TUP yang belum direkam
  2. Pastikan nilai akun kas di Bendahara Pengeluaran = uang muka dari KPPN
  • Kas Di Bendahara Penerimaan
  1. Cermati  apakah pada tanggal neraca masih terdapat kas di bendahara penerima (kas yang diterima dari PNBP) yang belum disetor ke kas negara, Jika ada sajikan nilai kas tersebut di neraca sebesar nilai yang ada pada bendahara penerima.
  2. Pastikan nilai Akun Kas di Bendahara Penerima = Pendapatan yang Ditangguhkan
  •  Kas Lainnya dan Setara Kas 
  1. Bunga jasa giro yang belum disetor ke kas negara
  2. Pungutan pajak yang belum disetor ke kas negara  
  3. Penerimaan hibah langsung berupa kas (dalam/luar negeri) 
  4. Belanja yang tidak jadi direalisir atau pengembalian belanja
  5. Belanja (gaji/honor) yang belum dibayarkan kepada yang berhak
  6. Saldo Akun Kas Lainnya dan Setara Kas butir 1-4 = Pendapatan yang Ditangguhkan
  7. Saldo akun Kas Lainnya dan Setara Kas butir 5 = Utang Kepada Pihak Ketiga 
  • Persediaan 
  1. Sering terjadi tidak ada nilai persediaan pada Neraca baik pada laporan semester maupun akhir tahun. Mintalah laporan  persediaan ke bagian barang.
  2. Saldo akun Persediaan = Cadangan Persediaan
  • <Aset Tetap> Sebelum Disesuaikan
  1. Periksa apakah masih ada akun <Aset Tetap> Sebelum Disesuaikan. Akun ini masih muncul, mungkin disebabkan oleh Penerimaan ADK dari Aplikasi SIMAK-BMN belum dilakukan, Penerimaan ADK dari SIMAK-BMN sudah dilakukan tetapi terdapat Aset berikut SPM/SP2D nya yang belum direkam,—Penerimaan ADK  dari SIMAK-BMN sudah dilakukan tetapi ada kesalahan dalam perekaman nomor SPM/SP2D ataupun jumlah rupiah SPM 
  2. Pada akhir Semester atau Tahun akun ini tidak boleh lagi muncul di neraca
  • Aset Tetap
  1. Bandingkan nilai aset tetap di Neraca dengan Laporan BMN Intrakomtabel. Nilai aset tetap non KDP di neraca seharusnya sama dengan total nilai BMN di LBMN Intrakomtabel
  2. Bandingkan pertambahan nilai aset tetap di Neraca dengan Realisasi Belanja Modal pada LRA
  3. Jika akuntansi BMN masih dikerjakan secara manual, periksa kebenaran mapping antara laporan BMN dengan akun aset tetap di Neraca  
  4. Total nilai aset tetap harus sama dengan nilai akun Diinvestasikan Dalam Aset Tetap
Itu tadi beberapa hal yang perlu dianalisa pada laporan Neraca. Adapun untuk laporan LRA silahkan pastikan tidak ada saldo minus pada sisa anggaran.

Selamat menyusun Laporan Keuangan Semester I Tahun 2013

Semoga Bermanfaat

Artikel Terkait :
  1. Contoh Laporan Keuangan Satker Semester I Tahun 2013 (Format Word)
  2. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyusun Laporan Keuangan Tahun 2013 Yang Berkualitas 
  3. Penyusunan Laporan Keuangan K/L Semester I 2013
  4. S-9284/PB/2013 tentang Kebijakan Akuntansi Pada Akhir Tahun Anggaran Dalam Rangka Penyusunan LKKL 2013

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Semoga artikel ini bermanfaat. Klik G+1 dan share via FB dan Twitter agar teman-teman lain ikut mendapatkan manfaatnya. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link http://www.bendahara.info/2013/07/analisa-laporan-neraca-satuan-kerja.html. Judul: Analisa Laporan Neraca Satuan Kerja
Ditulis oleh Ben dahara
Rating Blog 5 dari 5

3 comments:

Ahmad Dimas said...

Untuk mereviu Persediaan pada LK UAKPA yg saya lakukan adalah sbb:
1. lihat alokasi Belanja Barang Persediaan pada RKA-K/L (POK)
2. lihat data realisasi Belanja Persediaan dari Bendahara Pengeluaran lengkap dg bukti-bukti transaksi.
3. lihat pencatatan mutasi masuk, misal melalui pembelian
4. lihat pencatatan mutasi keluar, misal akibat habis pakai
5. lihat apakah ada persediaan yg rusak/usang
6. lihat hasil Berita Acara Opname fisik Persediaan semester I dan II
7. Pastikan hasil opname fisik sdh diinput dlm aplikasi persediaan.
8. Pastikan nilai persediaan yg terdapat dlm Neraca sama dengan hasil opname fisik, baik manual maupun by aplikasi
terima kasih

Ben dahara said...

Terima kasih masukkannya :)

Ahmad Dimas said...

Boleh tanya apakah Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-69/PB/2006 masih berlaku ya? kalau sdh absolote, apa penggantinya
hatur nuhun,

Post a Comment

Harap maklum jika komentar lambat dibalas

TEMPLATE CREDIT:
Ricky - Bamz | Copyright of Ben Dahara.